Alasannya adalah untuk menentukan seberapa besar penampang kabel  dan berapa ukuran MCB yang akan kita gunakan. dari hasil ukuran nominal tersebut kita bisa tentukan MCB yang akan kita gunakan dalam hal ini MCB sebisa mungkin lebih tinggi dari arus yang dibutuhkan tetapi mendekati hasil perhitungan.

2. Memilih kabel sesuai dengan ukuran KHA

    Ada dua cara untuk menentukan ukuran kabel, yang pertama dengan cara melihat tabel KHA kabel dan yang kedua dengan rumus.

 Dalam menghitung kebutuhan besar kabel dalam istilah luas penampang kabel perlu dibedakan menjadi dua jenis , yaitu:

a. Perhitungan luas penampang kabel untuk fasa tunggal, dan
b. Perhitungan luas penampang kabel untuk tiga fasa.

Rumus Untuk Menghitung Kebutuhan Luas Penampang Kabel Satu Fasa :

  • I = P / (E x Cos Phi)

Sebelum menentukan luas penampang kabel, perlu di hitung KHA-nya lebih dahulu, KHA adalah Kemampuan Hantar Arus.
Rumus KHA berdasarkan PUIL = 125% x I nominal

Contoh pernyataan:
Suatu instalasi listrik rumah tangga atau industri memiliki kapasitas 900Watt, cos phi sebesar 0,8, tegangan yang dipakai adalah 220Volt. Tentukan besarnya kemampuan hantar arus (KHA) untk menentukan kabel yang dipakai?

Jawaban:
    I = P / (V x cos phi)
    I = 900 / (220 x 0,8)
    I = 900 / 176
    I = 5,114 Ampere (I nominal)
Hasil KHA adalah = 125% x 5,114 A = 6,3925 A = 6,39 A

Kemudian cari pada tabel diatas kemampuan kabel yang mampu mengantarkan arus sebesar 6,39  Ampere. tapi anda juga bisa browsing dengan pencarian “ tabel kemampuan penampang kabel “.


Rumus Untuk Menghitung Kebutuhan Luas Penampang Kabel Tiga Fasa :

  • I = P / (√3 x E x Cos Phi)

Dimana:
I = Arus beban listrik dalam satuan Ampere
P = Beban yang dibutuhkan dalam Watt
E = Tegangan antar fasa dalam Volt
Cos Phi = Faktor Daya

Contoh pernyataan:
Suatu instalasi listrik industri (asumsi industri untuk pemakaian 3 phase) memiliki kapasitas 20.000 Watt, cos phi sebesar 0,8, tegangan antar phase yang dipakai adalah 415Volt. Tentukan besarnya kemampuan hantar arus (KHA) untk menentukan kabel yang dipakai?
√3 = 1,73

Jawaban:
    I = P / (√3 x E x Cos Phi)
    I = 20.000 / (√3 x 415 x 0,8)
    I = 20.000 / (1,73 x 332)
    I = 20.000 / 574,36
    I = 34,83 Ampere

Hasil KHA adalah = 125% x 34,83 A = 43,53 Ampere
Cari dalam tabel kemampuan kabel dengan satuan mm2 seperti soal pertama, yang mampu dilalui arus sebesar 43,53 Ampere

Dalam menyesuaikan atau menentukan luas penampang kabel (besar kabel ) yang dibutuhkan perlu perhitungan teoritis dulu seperti diatas yang kemudian di sesuaikan dengan luas penampang atau besar kabel yang telah tersedia di pasaran.

Namun dalam hal ini lebih baik memilih besaran kabel lebih besar yang tersedia dilapangan, sebagai contoh dalam perhitungan teoritis dibutuhkan luas penampang kabel 2mm2, maka perlu pembelian kabel dengan diameter 2,5mm yang tersedia dipasaran. 

 

Tabel Daya Hantar Kabel Tembaga pada Circuit Breaker

CIRCUIT BREAKER

KABEL TEMBAGA

BAUT

SCHOEN

TERMINAL

(Ampere)

(sqmm)

BLOCK

16

2,5

M5

2,5-5

STB 30A

20

4

M5

2,5-5

STB 30A

25

6

M5

5,5-5

STB 30A

40

10

M6

10-6

STB 60A

63

16

M8

16-8

STB 100A

80

25

M8

25-8

STB 100A

100

35

M8

35-8

STB 100A

125

50

M10

50-10

STB 200A

160

70

M10

70-10

STB 200A

200

95

M12

95-12

STB 200A

250 *)

120

M12

120-12

STB 300A

300 *)

150

M12

150-12

STB300A

350 *)

185

M16

185-16

STB 400A

400 *)

240

M16

240-16

STB 400A

*) Untuk pemasangan dalam Box Enclosure direkomendasikan menggunakan Busbar Tembaga. 

 

 

Tambah Komentar

Dilarang berkata kotor...Gunakan kata yang bijak


Security code
Refresh